ekspedisi maya
perjalanan menuju pencerahandasar kehidupan sederhana
ada sebuah tingkatan filososis yang sederhana, yakni: kebenaran, keadilan dan kebaikan.
kebenaran adalah sumber segala kehidupan, dan keadilan adalah aturan yang menjaga kehidupan sesuai dengan tujuan dan maknanya…sedangkan kebaikan adalah isi dari jalannya kehidupan.
jangan pernah menganggap kebaikan adalah sebuah keadilan, ada kala keadilan terkadang tidak terasa baik karena keadilan haruslah menjaga kehidupan. begitu juga terkadang kebenaran tak terasa adil, karena kehidupan bersumber dari kebenaran bukan keadilan.
-bersambung
pindah kumpeni
menjadi lebih baik kadang berarti mencari yang lebih baik. setelah melakukan perubahan diri, saya menginginkan perubahan lingkungan.
ya, sekarang saatnya saya berpindah tempat kerja!
Setelah mengalami kontemplasi, sesuai dengan bakat alami saya…rasa-rasanya lingkungan sekarang kurang bisa menjadi aktualisasi diri. Meskipun nyatanya saya tetap bisa aman dan selamat bahkan berkontribusi pada komunitas, saya merasa belum bisa menemukan diri saya sendiri.
usaha mencari komunitas yang sesuai dengan kebutuhan rezeki kita, pun saya telusuri. sayangnya, pilihan tidak selalu sama dengan kecenderungan saya. yach bagaimanapun mencari dan menjalankan yang terbaik dari yang baik2 adalah perubahan menuju perbaikan juga!
-bersambung
rezeki, sebuah arti umum
kekeliruan seringkali terjadi dalam mendefinisikan usaha/ikhtiar, rezeki, uang dan keadaan. keterjebakan kita dalam memaknai keberadaan rezeki, padahal sejatinya rezeki adalah sebuah perlakuan khusus Tuhan kepada kita.
pekerjaan adalah salah satu bentuk ikhtiar untuk mendapatkan rezeki. rezeki bisa dalam bentuk apa saja, bentuknya bisa pemenuhan kebutuhan ataupun pemenuhan keinginan. berarti keadaan tertentu yang memenuhi kebutuhan dan keinginan kita adalah sebuah rezeki.
Nah bukankah, kenyamanan bekerja, fleksibilitas waktu, fasilitas kantor juga aktualisasi diri pribadi adalah rezeki juga?!
Tetapi bentuk sederhana dari rezeki selalu diidentikkan dengan uang, sebab uang adalah format yang mudah untuk ditukarkan sesuai keinginan dan kebutuhan. Mengapa uang selalu menjadi formatnya?
sebab sikon telah mengarahkan kita bahwa segala sesuatu bisa ditukar dengan uang.
humanisasi
cuplikan sejarah berbagai peradaban memiliki kesamaan adanya sesuatu yang memiliki kekuatan untuk mengatur kehidupan. Aturan-aturan dalam masyarakat/peradaban ini pun diyakini berasal dari empunya kekuatan ini, sabda empunya diperantarai oleh dukun, pemuka, raja atau bahkan tanda alam. Sebab aturan berasal dari empunya kekuatan, aturan pun tidak sepenuhnya mengakomodasi masyarakat dan kebutuhannya. Aturan ini untuk mengakomodasi empunya kekuatan dan bukan tidak mungkin perantara menjadi penikmat aturan dan terakomodasi kebutuhannya. Ini adalah masa Godsentris!
Peradaban berubah karena manusia membutuhkan aturan yang mengakomodasi kebutuhan mereka. -bersambung-
individualitas
Situasi dan kondisi masyarakat/dunia saat ini adalah individualitas yakni segala sesuatu yang terkait individu mengalami pemaknaan, pengakuan dan penghargaan baik itu oleh individu lain maupun publik.
sikon ini diawali dengan pemaknaan terhadap hak asasi manusia sehingga akhirnya melebar untuk segala dimensi dari individu. konsep dasar hak asasi manusia adalah menjamin dimensi keselamatan dan kebutuhan. Keselamatan adalah keselamatan individu sepanjang hidupnya, sedangkan kebutuhan adalah segala sesuatu yang menunjang hidup individu.